Category Archives: Muallaf Rohaniawan

Craig Abdurrohim Owensby, Alquran Seluler Sebagai Kompetitor Evangelis

Menyabet gelar MBA dan bekerja di sejumlah perusahaan prestisius di negerinya, Amerika Serikat, serta menikmati kesenangan duniawi, tak membuat Craig Abdurrohim Owensby bahagia. Bathinnya hampa. Dia butuh pencerahan rohani sebagai pengimbang.

Setelah bertahun-tahun merintis karir, Craig memutuskan belajar Injil, teologi, dan keislaman di Princeton Theological Seminary, Princeton, NJ. Beberapa tahun kemudian ia menjadi pendeta mengikuti jejak sang ayah yang pendeta Katolik di sebuah gereja di New York dengan 6.000 pengikut.

Meski sukses sebagai pendeta, kebahagian dan ketenangan yang ia dambakan belum juga berpaling kepadanya. Craig justru kian resah dengan konsep ketuhanan Yesus yang ia pelajari. Pengetahuan yang ia miliki membuatnya tak percaya bahwa Isa adalah Tuhan. “Injil menjelaskan bahwa Isa adalah tuan, bukan Tuhan,” katanya.

Di tengah risau di hati, pada suatu hari secara tak sengaja perhatiannya tertuju pada seorang kawannya bernama Nashir, yang tergabung dalam kelompok sepakbola Pakistan.

Baginya, Nashir berbeda dengan anggota tim lainnya yang dinilai lebih pintar, disiplin, dan baik. Continue reading

Comments Off on Craig Abdurrohim Owensby, Alquran Seluler Sebagai Kompetitor Evangelis

Filed under Muallaf Mancanegara, Muallaf Rohaniawan

Ismail Saul Yenu : Raja Papua Yang Suka Berdakwah

Subhanallah, hidayah memang  datang tak mengenal umur. Itulah yang saya alami. Saat usia menginjak angka 68 tahun, Allah membuka pintu hati saya untuk masuk Islam. Padahal bertahun-tahun, saya adalah seorang pendeta, malah saya adalah ketua pendeta di Manokwari. Saya sekaligus adalah Kepala Suku Besar Serui.

Saya terlahir dengan nama Saul Yenu. Saya adalah manusia tiga zaman. Saya merasakan hidup di zaman Belanda, Jepang, dan kemerdekaan. Saya lahir 28 Oktober 1934. Karena itu saya pernah merasakan perih getirnya perjuangan. Saat itu saya sebagai pejuang pembebesan Irian Jaya.

Ternyata setelah kemerdekaan, penduduk Irian Jaya bukannya tambah berbudaya. Mereka tetap saja dalam ketertinggalan. Mereka tetap telanjang. Padahal di sana banyak berkeliaran para misionaris. Kekayaan alam yang dimiliki Irian Jaya ternyata tak memberi dampak kemajuan kepada penduduknya. Continue reading

Comments Off on Ismail Saul Yenu : Raja Papua Yang Suka Berdakwah

Filed under Muallaf Dalam Negeri, Muallaf Rohaniawan, Muallaf Tokoh

Yusuf ‘Roger’ Maramis, Dari Evangelis Menjadi Dai

Dilahirkan dengan menyandang nama besar Maramis, kehidupan yang dilalui oleh Roger Maramis sangatlah unik dan penuh tantangan. Ia merupakan keponakan dari tokoh nasionalis Kristen asal Manado dan mantan menteri keuangan Republik Indonesia yang pertama, yaitu Alexander Andris Maramis atau biasa dikenal dengan Mr AA Maramis.

Ayahnya bernama Bernardus Maramis dan merupakan adik bungsu dari AA Maramis sementara ibunya bernama Lili Amelia. Seperti keluarga yang bermarga Maramis lainnya, Roger dilahirkan dalam lingkungan Kristen yang taat.

Bahkan Ia menjadi seorang evangelis (penginjil) yang tugas utamanya melakukan kristenisasi dengan sasaran umat Islam. Namun, hidayah dari Allah SWT akhirnya menyadarkannya. Secara mengejutkan, Roger akhirnya masuk Islam setelah berhasil mengkristenkan 99 orang Islam.

Setelah memeluk agama Islam, namanya pun diganti dengan Yusuf Syahbudin Maramis. Ia pun enggan dipanggil dengan Roger dan meminta kepada Republika memanggilnya Yusuf saja.

Yusuf dilahirkan di Malang, 26 Juni 1964. Seperti keluarga Maramis lainnya, Dahulu, dia sangat taat menjalankan ibadah Kristen. Ia kemudian masuk sekolah teologi di Bandung. Lulus dari sekolah teologi, ia kemudian menjadi seorang penginjil Continue reading

Comments Off on Yusuf ‘Roger’ Maramis, Dari Evangelis Menjadi Dai

Filed under Muallaf Dalam Negeri, Muallaf Rohaniawan

Kisah Mualaf Aminah Assilmi, Dia Korban Segalanya Demi Islam

Tak banyak orang yang mengenal Aminah Assilmi. Ia adalah Presiden Internasional Union of Muslim Women yang telah meninggal dunia pada 6 Maret 2010, dalam sebuah kecelakaan mobil di Newport, Tennesse, Amerika Serikat.

Perjalanannya menuju Islam cukup unik. Perjalanan yang patut dikenang. Semuanya berawal dari kesalahan kecil sebuah komputer. Mulanya, ia adalah seorang gadis jemaat Southern Baptist–aliran gereja Protestan terbesar di AS, seorang feminis radikal, dan jurnalis penyiaran.

Sewaktu muda, ia bukan gadis yang biasa-biasa saja, tapi cerdas dan unggul di sekolah sehingga mendapatkan beasiswa. Satu hari, sebuah kesalahan komputer terjadi. Siapa sangka, hal itu membawanya kepada misi sebagai seorang Kristen dan mengubah jalan hidupnya secara keseluruhan.

Tahun 1975 untuk pertama kali komputer dipergunakan untuk proses pra-registrasi di kampusnya. Sebenarnya, ia mendaftar ikut sebuah kelas dalam bidang terapi rekreasional, namun komputer mendatanya masuk dalam kelas teater. Kelas tidak bisa dibatalkan, karena sudah terlambat. Continue reading

Comments Off on Kisah Mualaf Aminah Assilmi, Dia Korban Segalanya Demi Islam

Filed under Muallaf Mancanegara, Muallaf Rohaniawan

Ruqayyah Waris Maqsood, Menulis Hingga Nafas Berakhir

Ia mendapat ijazah dibidang Teologi Kristen. Namun pengetahuan Kristen-nya yang begitu mendalam menjadikan dia mencintai Islam. Ingin terus menulis hingga akhir hayat

Ruqayyah Waris Maqsood dilahirkan pada tahun 1942 di kota London, Inggris. Ruqayyah merupakan salah satu penulis buku-buku Islam paling produktif. telah menghasilkan lebih dari 30 buku berkenaan dengan Islam. Buku-bukunya termasuk best seller dan menjadi referensi serta rujukan di berbagai negara.

Awalnya dia dibesarkan dalam lingkungan Kristen Protestan. Nama asalnya ialah Rosalyn Rushbrook . Dia memperoleh ijazah dalam bidang Teologi Kristen dari Universitas Hull tahun 1963. Pengetahuan Kristennya begitu mendalam hingga dia menulis beberapa buah buku, tentang Kristen.

Tapi rupanya, karena pengetahuannya yang begitu mendalam tentang Kristen pula yang menyadarkannya. Ia dapati ajaran Kristen telah banyak menyimpang, terutama yang berkaitan dengan konsep Trinitas.

Akhirnya tahun 1986, diusia 44 tahun, dia memeluk Islam. Continue reading

Comments Off on Ruqayyah Waris Maqsood, Menulis Hingga Nafas Berakhir

Filed under Muallaf Mancanegara, Muallaf Rohaniawan